REVOLUSI MEDIA PEMBELAJARAN: INTEGRASI DIGITAL DALAM KELAS ABAD 21

Editor: Dr. Tri Syamsijulianto, M. Pd.

3/13/20261 min read

REVOLUSI MEDIA PEMBELAJARAN: INTEGRASI DIGITAL DALAM KELAS ABAD 21

Penulis:

Ardiyansyah, Nurul Laily Al Arsyadhi, Resti Yektyastuti, Devy Yulistiawati, Hatma Heris Mahendra, Giri Harto Wiratomo, Mustika, Herningtyas, Fransisco Adam, Maulia D. Kembara &Yusuf Ali Tantowi, Dhita Rismayani Priatna, Eldy Mulyana,

Reza Azhari

ISBN:
Tebal: x + 153 hlm., 21 x 14 cm
Februari 2025

Editor: Dr. Tri Syamsijulianto, M. Pd.

Penata Letak: Elfatih

Penata Sampul: Novita Diantika

Penerbit

CENDEKIA GLOBAL MANDIRI

Jalan Pendidikan No. 3 Doping Lama

Kec. Penrang, Kab. Wajo,

Sulawesi Selatan, 90928

Telp. 0485-2106832, 082122109958

Email penerbitcgm@gmail.com

Anggota IKAPI No. 063/SSL/2024

SINOPSIS:
Bayangkan sebuah ruang kelas di mana batas antara dunia nyata dan digital lebur menjadi satu — di mana seorang siswa di pelosok desa bisa menjelajahi laboratorium virtual, berkolaborasi secara langsung dengan teman sebayanya di benua lain, dan mendapatkan umpan balik instan dari kecerdasan buatan yang memahami gaya belajarnya secara personal. Bukan mimpi, bukan fiksi ilmiah — inilah wajah pendidikan yang sedang kita bangun bersama. Revolusi Media Pembelajaran: Integrasi Digital dalam Kelas Abad 21 hadir sebagai kompas di tengah lautan transformasi yang kerap membingungkan para pendidik, pemangku kebijakan, dan orang tua yang ingin memastikan generasi penerus tidak sekadar melek teknologi, tetapi benar-benar siap menghadapi dunia yang bergerak semakin cepat.

Buku ini mengupas secara mendalam bagaimana teknologi digital — mulai dari platform pembelajaran adaptif, gamifikasi, kecerdasan buatan, hingga augmented reality — bukan hanya menjadi alat bantu mengajar, melainkan mampu merevolusi cara kita memahami proses belajar itu sendiri. Dengan pendekatan yang membumi dan berbasis riset, penulis memandu pembaca melewati tantangan nyata yang dihadapi guru di lapangan: ketimpangan akses, resistensi terhadap perubahan, hingga pertanyaan krusial tentang bagaimana menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah derasnya arus digitalisasi. Setiap bab dirancang bukan hanya untuk memperluas wawasan, tetapi untuk memantik keberanian bertindak.